Senin, 14-09-2026, kebakaran terjadi di dusun ulutabba desa samenre kecamatan bengo pukul 10.00 WITA, rumah atas nama Ibu Rawang yang tinggal seorang diri, Kronologi kejadian menurut saksi tetangga korban, kebakaran pertama kali diketahui saat ia melihat asap hitam dari belakang rumah yang diduga berasal dari pembakaran jerami bekas tempat menetas ayam. Setelah keluar rumah untuk memastikan, ia mendapati api sudah membesar dan melahap bagian belakang rumah serta menjalar cepat ke atap bangunan. Saat kejadian, ibu rawang sedang berada di kamar mandi. Keduanya pun segera berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan tangki semprot hama dan peralatan seadanya.
Untuk memadamkan api pihak pemadam cabang lappariaja meminta bantuan Pemadam Yon Armed 21 Kawali serta armada pemadam Yon TP 920 Lasalaga.
Sekitar pukul 11.30 WITA, api berhasil dipadamkan berkat kerja sama warga sekitar, aparat desa, TNI Polri dan dibantu dua armada pemadam kebakaran dari pihak pemadam, Yon Armed 21 Kawali, dan Yon TP 920 Lasalaga.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh isi rumah bagian belakang dan bangunannya ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 100.000.000 berupa uang tunai Rp. 50.000.000, gabah serta perabot rumah tangga lainnya.
Selain kerusakan fisik rumah, perabotan rumah tangga serta dokumen penting seperti Kartu Keluarga dan KTP ikut terbakar. Beruntung, surat-surat berharga lainnya disimpan di rumah anak korban dan berada dalam kondisi aman. Satu unit mobil yang terparkir di bagian depan rumah berhasil diselamatkan sebelum api membesar ke seluruh bagian rumah.
Kepala Desa Samaenre Samsuddin SE, Babinsa dan Kapolsek Bengo turut hadir di lokasi kejadian untuk meninjau langsung kondisi rumah korban dan turut ikut serta memadamkan api. Beliau menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa ibu rawang.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi seluruh warga agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang bersumber dari kelistrikan. Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan agar pemulihan pasca-musibah dapat segera dilakukan.